Movie

  • Movie,  Review

    Pengepungan di Bukit Duri (2025)

    Joko Anwar selaku sutradara dari film Pengepungan Bukit Duri kali bereksperimen menggunakan film yang terasa lebih dekat dan mengusik sanubari kita sebagai manusia. Yang biasanya ia membuat film horror dan fiksi supernatural, sekarang ia membuat film yang mengangkat isu sosial. Isu ini sangatlah nyata ada di masyarakat, tapi kita sering merasa bahwa isu ini tidak penting. Padahal, ketegangan dan gesekan akan isu ini kerap kali ditemukan di tengah masyarakat, yaitu isu rasis. Film ini berkisah tentang Edwin yang diperankan oleh Morgan Oey sebagai seorang guru yang dikirim ke SMA Duri, sekolah untuk anak-anak bermasalah. Edwin ternyata tidak hanya sekadar menjadi guru di sekolah tersebut, ia juga memiliki misi pribadi yaitu…

  • Movie,  Review

    Captain Fantastic (2016)

    Film Captain Fantastic yang disutradarai oleh Matt Ross ini merupakan film yang terlihat “aneh”, tapi diam-diam membawa unsur yang sangat manusiawi dan menusuk. Bayangkan saja, selama kurang lebih 118 menit, kita akan melihat Viggo Mortensen sebagai tokoh utama bernama Ben Cash berperan sebagai seorang ayah yang sangat berbeda dari standar moral kaum urban. Ben sebagai seorang ayah, ia membesarkan keenam anaknya di tengah hutan, jauh dari sistem modern, tanpa sekolah formal, tanpa televisi, tanpa konsumerisme. Ia mengganti hal itu semua dengan mewajibkan anak-anaknya mengkonsumsi buku filsafat, latihan fisik ekstrem, dan diskusi kritis tentang dunia. Bayangin aja, kita hidup di tengah hutan belantara, bangun pagi bukannya asik buat scroll HP tapi…

  • Movie,  Review

    Civil War (2024)

    Civil War merupakan film yang dengan sempurna mempresentasikan sebuah distopia tentang potensi Amerika Serikat yang terpecah, memadukan elemen perang dan drama yang menggugah. Sebagian besar film distopia yang diproduksi Hollywood sering kali mencampurkan unsur fiksi ilmiah dan teknologi yang lebih maju dibandingkan dengan masa kini di dunia nyata. Potret kehidupan masyarakat pun sering kali dipotret dengan keadaan kacau balau dan penuh dengan kemiskinan. Inilah sempurnanya film Civil War, Alex Garland sukses membuktikan bahwa film bertema distopia itu ternyata bisa mengangkat konflik yang lebih realistis dan dekat dengan kehidupan nyata. Kondisi dunia dan teknologi yang diperlihatkan sepanjang film masih relevan dengan keadaan dunia saat ini. Film ini makin lebih menarik karena…

  • Movie,  Review

    Radical (2023)

    Radical merupakan film inspiratif berbahasa Spayol dari Meksiko yang dirilis pada tahun 2023. Film ini didasarkan pada artikel yang terbit pada tahun 2013 dengan judul A Radical Way of Unleashing a Generation of Geniuses karya Joshua Davis. Artikel ini ditulis berdasarkan kisah nyata seorang guru yang inovatif dan inspiratif di sebuah komunitas miskin di salah satu pedalaman kota Meksiko. Film ini disutradarai oleh Christopher Zalla dengan begitu ciamik dan menggugah jiwa. Film ini berkisah tentang dunia pendidikan yang menunjukkan bahwa akan selalu ada guru-guru unik dan menginspirasi di setiap sekolah termasuk di kota terpencil di Meksiko. Film ini bermula ketika Chuco (Daniel Haddad) yang mengelola sebuah sekolah dasar di sebuah…

  • Movie,  Review

    Benedetta (2021)

    Benedetta merupakan film kontroversial yang tayang pada 3 Desember 2021. Film ini disutradarai oleh Paul Verhoeven, sutradara yang pada tahun 2016 juga membuat film kontroversi berjudul Elle. Durasi film ini cukup panjang, kurang lebih sekitar 2 jam 12 menit. Ketika pertama kali film ini selesai diputar, film ini mendapatkan standing uplous selama kurang lebih lima menit. Film ini diambil dari kisah nyata seorang biarawati/suster bernama Benedetta yang berkebangsaan Itali, sehingga sepanjang durasi film, bahasa yang digunakan pada film ini adalah bahasa Itali. Suster Benedetta (Virginie Efira)  merupakan seorang wanita yang berasal dari keluarga bangsawan. Ia di masukkan ke dalam “pesantren” khusus untuk biarawati pada usia masih anak-anak. Pada usianya itu, ia…

  • Movie,  Review

    Mimi (2021)

    Film drama komedi dari India yang ditulis dan disutradarai oleh Laxman Utekar. Film ini secara keseluruhan akan membuat emosi kita seakan-anak naik roller coster, naik turun. Secara plot, film ini sangat halus ceritanya, mengalir begitu saja. Drama-drama khas india membuat film ini tidak lupa akan kultur bollywoodnya. Alur cerita ini dimulai dari sepasang suami istri amerika yang tidak dapat hamil, john (Aiden Whytock) dan Summer (Evelyn Edwards). Mereka mencari seorang ibu pengganti yang siap menyediakan “ladang” untuk “penanaman” benih bayi mereka. Melalui sopir taksi lokal Bhanu (Pankaj Tripathi), John dan Summer akhirnya bertemu dengan Mimi (Kriti Sanon) sang penari. Akhirnya Mimi pun setuju dengan perjanjian bahwa jika anak yang dikandungnya…