What If – Season 1 (2021)
Setelah munculnya series The Falcon and the Winter Soldier, Wanda Visison, dan Loki. The Marvel Cinematic Universe memberikan suguhan baru series marvel dalam bentuk animasi, What If. Awal saya dengar judul film ini, saya pikir bahwa film ini menceritakan tentang “bagaimana jika” dalam marvel universe, namun ternyata tidak seperti itu, dalam series ini, kita disuguhkan dengan segala bentuk kisah di dunia pararel dan segala macam realitas di dalamnya.
Series ini memiliki perbedaan konsep dalam pembuatannya. Marvel studio mencoba berkreasi menggunakan Teknik animasi dalam series ini, sehingga series ini memiliki nilai lebih dalam segi produksinya. Pada season satu dari series What If ini terdapat 09 episode yang masing-masing dari episodenya menceritakan realitas yang berbeda antara satu dengan lainnya, namun di akhir episode kita akan disuguhkan dengan satu realitas yang membuat kita tertegun dengan alurnya.
Di series ini kita akan menjumpai sang maha tau, yaitu Watcher. Dia makhluk yang mengetahui segala macam kejadian di seluruh realitas waktu dan dunia, namun diceritakan tidak memiliki kekuatan untuk ikut campur dalam pembentukan realitas yang ada. Watcher dalam series ini hanya bertugas sebagai narrator di awal dan penjadi “dalang” dalam terjadinya realitas yang ada.
Jika kita menonton series ini, kita akan menemukan beberapa detail dari film-film marvel terdahulu. Seperti film Hulk pada tahun 2003, dimana ketika hulk mulai diserang oleh angkatan darat dan juga dimunculkannya beberapa tokoh dari marvel universe yang sudah lama tidak terlihat. Selain itu, di series ini kita disuguhkan dengan nostalgia voice actornya, Chadwick Boseman. Ia mengisi suara untuk karakternya sendiri, T’Challa. Begitu pula kita akan mendengar suara Benedict Cumberbatch sebagai Doctor Strange’s.
Secara keseluruhan, pendapat saya pribadi series ini cukup menyegarkan, terlebih setelah kemarin saya selesai menamatkan series loki yang ditutup dengan epic. Namun ada satu dua episode yang membaut saya berfikir, “lah kok jadi begini” dikarenakan alur ceritanya yang terasa menjadi absurd. Namun secara keseluruhan The Marvel Cinematic Universe telah menunjukkan fans service yang sangat luar biasa melalui series ini.
Rating pribadi : 4/5
Adegan kekerasan : Ada
Adegan seksual : Tidak ada


